Perkembangan ­E-Money Di Indonesia yang Perlu Kamu Ketahui

Businessman and woman transfer money with gadgets. digital currency, cryptocurrency market, e-money transfer and digital money turnover concept illustration Free Vector

E-Money kini mulai berkembang di Indonesia, Tahun ketahun pengguna E-Money semakin meningkat. Menjadi populer pun banyaknya wirausaha online maupun Offline di indonesia dan transaksi yang sedang popular dipakai sekarang ialah e-Money. Bahkan, fasilitas-fasilitas umum telah mengenalkan e-Money sebagai pembayaran tol, commuterline, transjakarta, parkir, dan masih banyak lagi, untuk melakukan topup e-money pun sangat mudah dan instan sehingga banyak pengguna sangat menyukainnya.

Banyak bank atau perusahaan lainya yang meluangkan jasa e-Money yang sudah bersertifikan BI. Sejauh ini, e-Money – duit non-tunai yang dipakai dalam transaksi sudah dipakai sebagai perangkat pembayaran guna transaksi yang bernilai tidak cukup dari Rp 5 juta di Indonesia. Total nilai transaksi e-Money di tahun 2013 menjangkau Rp 6,7 miliar masing-masing hari atau Rp 2 triliun per tahun. Sementara total nilai transaksi di Indonesia ialah Rp 260 triliun per tahun.

Walaupun e-Money sedang populer di Indonesia orang Indonesia masih tak mau menggunakannya. Dari tren perkembangan tersebut, pemakai yang sangat ber-antusias dalam memakai layanan e-Money datang dari masyarakat pemakai ponsel yang jauh lebih berpotensi. Namun sayang, dari survei yang dilaksanakan oleh IndoTelko Forum terhadap selama 2.000 responden mengejar masih adanya sejumlah tantangan yang mesti dibetulkan sebelum layanan e-Money bisa menjadi perangkat transasi finansial yang bisa diandalkan.

Salah satu penyebab enggannya orang Indonesia memakai e-Money ialah keraguan ketika menggunakannya.
Saat ini pemakaian uang elektronik terus meningkat. Sebagai misal dapat disaksikan dari penjualan e-tollcard yang terus meningkat. Adityawarman ,Direktur Utama Jasa Marga, menuliskan bahwa penjualan e-toll tembus 100 juta lebih.

Penggunaan duit elektronik atau electronicmoney (e-Money) ditebak akan terus tumbuh secara signifikan. Meski demikian bertransaksi secara manual memakai uang tunai masih bakal tetap dilaksanakan masyarakat. Eny Sri Hartati,Direktur Eksekutif Institute for Development of Economicsand Finance (INDEF), menuliskan pemakaian duit elektronik mempercepat transaksi dan proses perdagangan. Namun pengaruhnya signifikan atau tidak, belum bisa diketahui secara pasti.

Beberapa bank yang menerbitkan produk e-Money di antaranya PT Bank Central Asia Tbk dengan produknya, Flazz, PT Bank Mandiri Tbk melewati IndomaretCard, Gaz Card, dan e-Toll. Sementara itu, PT Bank Mega Tbk dengan Studio PassCard dan Smart Card, serta PT Bank Negara Indonesia Tbk menerbitkan Java JazzCard dan Kartuku.

Di samping itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menerbitkan BRIZZI, BPD DKI Jakarta dengan produk JakCard, PT Indosat Tbk menerbitkan Dompetku, PT SkyeSb Indonesia dengan produk SkyeCard, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menerbitkan FlexyCard serta i-VasCard.

Selanjutnya, PT Telkomsel dengan produk T-Cash, PT XL Axiata Tbk menerbitkan XL Tunai, PT Finnet Indonesia dengan produknya FinChannel dan BBM Money (produk duit elektronik kerjasama antara Produsen BlackBerry™ dengan Bank Permata).

Bank Indonesia menulis nilai transaksi kartu prabayar atau electronicmoney (e-Money) menjangkau Rp 2,19 triliun sampai Februari 2013. Angka itu meningkat 97% (year-on-year) dikomparasikan Februari 2012 yang terdaftar sebesar Rp 1,11 triliun.

Berdasarkan data Bank Indonesia, volume transaksi pemakaian e-Money pun tumbuh menjadi 9,62 juta transaksi. Volume ini naik 68% dari posisi Februari 2012 sejumlah 5,72 juta transaksi. Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan jumlah kartu e-Money satu tahun terakhir yang tumbuh 61% menjadi 23 juta kartu.

Namun, pemakaian uang elektronik belumlah maksimal laksana yang diajukan oleh Ketua ATSI Alex J Sinaga. Ia mengatakan, sampai saat ini jumlah pemakai e-Money di ponsel menjangkau 12 juta pemakai. Namun, pemakai aktif e-Money di ponsel melulu enam persen dari jumlah pemakai tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *