Pulau Rubiah Surga Bawah Laut Indonesia

Sekilas Sejarah Pulau Rubiah

Di pulau ini terkandung makam seorang perempuan yang namanya diabadikan sebagai nama pulau ini. Cut Nyak Rubiah namanya. Bahkan ada juga beberapa makam lain yang menurut warga merupakan makam anak-anak Cut Nyak Rubiah.

www.seulangatravel.com

Ada yang mengatakan, nama perempuan itu adalah Ummi Sarah Rubiah, istri dari seorang ulama Tengku Ibrahim atau Tengku Iboih. Nama sang istri jadi nama Pulau Rubiah, sedangkan nama ulama berikut dijadikan nama Desa Iboih.

Pulau Rubiah juga menyimpan sejarah perhajian Indonesia. Sekitar th. 1920 di zaman Belanda, di pulau ini dibangun pusat karantina haji yang pertama di Indonesia. Tempat lalu-lalang kapal jemaah haji yang pulang-pergi dari tanah suci.

Sangat disayangkan, setidaknya sampai April 2019 yang lalu, bangunan bersejarah itu nampak terbengkalai dan rapuh. Kabag TU Kanwil Kemenang Aceh, Saifuddin dengan rombongan melakukan observasi dan menyaksikan kenyataan tersebut.

Ia menginginkan bangunan haji itu mendapat perhatian Pemerintah Daerah. Mungkin dijadikan website sejarah atau museum haji sebagai pusat edukasi. Direlokasi jadi area wisata Islami agar memperkaya opsi wisata di pulau ini.

Menurut Teuku Yahya, seorang keturunan pemilik besar tanah di pulau ini, gedung haji Pulau Rubiah difungsikan sampai Jepang masuk ke Indonesia. Namun, kesibukan haji tetap dijalankan di Sabang, di Kampung Haji sampai th. 70-an. (1)

Daya Tarik & Aktivitas Wisata

Pulau yang berjarak sekitar 350 mtr. dari Pantai Iboih ini terlalu cantik, luar dan dalam. Namun, daya tarik utamanya berada di perairannya yang capai 2600 hektare. Taman laut yang membuat Pulau Rubiah tersohor namanya.

Perairan pulau ini adalah kerajaan bawah laut bagi habitat ikan hias seperti angel fish, nemo dan lion fish. Juga, sebagai area rehabilitas terumbu karang. Tiada yang lebih kita sarankan, jikalau Anda harus menyelam nikmati keeksotikannya.

Liburan ke Pulau Rubiah, barangkali saja Anda bakal tertahan di Pantai Iboih atau yang dikenal juga dengan nama Teupin Layeu. Pantai yang jadi awal keberangkatan menuju Pulau Rubiah ini indah, baik lanskap pantainya maupun bawah lautnya.

Kedua objek wisata alam ini merupakan andalan pariwisata Sabang. Umumnya, wisatawan menjadikannya sebagai satu paket wisata Sabang. Selain snorkeling dan diving, kegiatan lain yang mampu dijalankan adalah berenang dan memancing.

Berkeliling dengn berperahu juga merupakan kegiatan menarik. Bagi yang tidak bisa berenang, tetapi inginkan menyaksikan keindahan bawah laut, mampu menyewa perahu dengan kaca di bawahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *